Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

104 Muhammadiyahku

Oleh Alfi Faridian                                            Dapatkah kau bayangkan Seratus tahun lebih   masanya Lakuan   anak muda untuk umatnya Dan dia berbuat Dapatkah engkau kira sederhana kerja yang dimulainya Dimulai dengan langkah bersama Dia himpun ummat dengan citanya Tarjih, tajdid,   cerdaskan bangsa bersahaja   zaman itu belum dilahirkan   dengan pandangan mata biru Lihatlah batas pemisah Antara garis, air ,dan tanah   terbentang di bawah sana Dulu dalam cengkeraman kuku penjajah Kini   berbeda dengan rangkaian pengalaman bahagia dan derita sudah seratus empat tahun   bertumbuh Kini mendewasa seiring kaya pengalaman Lihat!!!!   ribu...

Apa Rahasia 90 % Vs 10 %?

  Sepuluh persen kehidupan dibuat oleh hal-hal yang terjadi  terhadap kita.  90% kehidupan ditentukan oleh bagaimana kita bereaksi/ memberi respon.   Kita sungguh-sungguh tidak dapat mengontrol 10% kejadian yang menimpa kita. Kita tidak dapat mencegah kerusakan sepeda motor/mobil, kereta terlambat dan mengacaukan seluruh jadwal kita. Seorang sopir mungkin menyalip kita di tengah kemacetan lalu-lintas. Kita tidak punya kontrol atas hal yang 10% ini .  Yang 90% lagi berbeda. Kitalah menentukan yang 90%!  Bagaimana dengan reaksi kita? Kita tidak dapat mengontrol lampu merah, tapi dapat mengontrol reaksi kita.   Jangan biarkan orang lain mempermainkan kita, kita harus dapat  mengendalikan reaksi kita!         Mari lihat sebuah contoh. Kita sedang sarapan bersama keluarga. Anak perempuan kita menumpahkan secangkir kop...

Menjalin Hubungan Sosial Lewat Kesantunan Berbahasa

Menjalin Hubungan Sosial Lewat Kesantunan Berbahasa Oleh, Alfi Faridian, S.Pd. Sebagai mahluk sosial, manusia tidak bisa hidup tanpa berhubungan dengan orang lain. Dalam arti kata kita membutuhkan teman untuk saling berkomunikasi. Tujuan kita berkomunikasi kepada lawan bicara itu sendiri adalah untuk menyampaikan pesan dan menjalin hubungan sosial ( social relationship) . Dalam penyampian pesan tersebut biasanya digunakan bahasa verbal baik lisan atau tulis, atau nonverbal (bahasa isyarat) yang dipahami kedua belah pihak; pembicara dan lawan bicara. Sedangkan tujuan komunikasi untuk menjalin hubungan sosial dilakukan dengan menggunakan beberapa strategi. Misalnya, dengan menggunakan ungkapan kesopanan ( politeness ), ungkapan implisit ( indirectness ), basa-basi ( lipsservice ) dan penghalusan istilah ( eufemisme ).Strategi tersebut dilakukan oleh pembicara dan lawan bicara agar proses komunikasi berjalan baik dalam arti pesan tersampaikan dengan tanpa merusak hubung...